Sat. Jul 2nd, 2022

Obat Herbal

Tips Cara Menggunakan Tanaman Herbal – amazonbistro.com 24 Juni 2022, Indonesia yang terletak di daerah tropis dikaruniai flora yang beraneka ragam, sehingga banyak tumbuhan di Indonesia ini dapat dimanfaatkan sebagai obat atau disebut juga tumbuhan herbal alami, contohnya tumbuhan tempuyung atau dengan nama latin Sonchus arvensis bermanfaat sebagai obat untuk batu ginjal; kemudian ada tanaman mimba (Azadirachta indica) sebagai obat diabetes; Tanaman purwoceng (Pimpinella pruatjan) untuk meningkatkan gairah seksual; Tanaman pegagan (Gotu kola) untuk menghambat penuaan, dll. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengonsumsi obat herbal ini.Djoko Santosa, M.Si.

Pastikan kebenaran bahan

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam menggunakan obat herbal adalah memastikan jamu yang tepat yang ingin dikonsumsi, apakah itu herbal yang dimaksud atau hanya sejenis.Dr Djoko Santosa mengatakan kepastian tentang kebenaran bahan sangat penting.Karena , jika bahannya salah, maka efektivitas yang diharapkan tidak tercapai terlebih dahulu; atau kemungkinan kedua, tanaman yang dikonsumsi justru bisa berdampak negatif bagi organisme.

Jadi yang pertama adalah (memastikan) kebenaran bahannya.Jika tidak benar, bisa jadi masalah (misalnya kapan) Anda harus mengkonsumsi Lempuyang Wangi untuk tujuan menurunkan kolesterol, tetapi (karena salah identifikasi) malah mengkonsumsi Lempuyang Gajah yang justru meningkatkan obesitas. Karena itu, efeknya dapat dibalik. Padahal, (kedua tumbuhan itu) adalah famili tumbuhan yang sangat dekat (mirip),” kata Dr Djoko Santosa dalam talk show “Kualitas Bahan Herbal vs. Efisiensi” yang disiarkan di kanal Youtube UGM, Selasa (02/08).

Waktu panen yang tepat

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah ketepatan dalam memanen tanaman obat. Karena waktu panen pun bisa mempengaruhi keefektifan tanaman tersebut. (Jadi) yang terbaik adalah memanennya di pagi hari. Daun sirih hijau atau daun teh cocok untuk panen pagi hari.Namun ada pengecualian, misalnya daun cengkeh. Daun cengkeh (harus) dipanen bahkan setelah gugur. Karena kandungan metil eugenol (akan) sangat tinggi (setelah turun), jelas dr Djoko Santosa.

Perhatikan cara pengelolaannya

Akhirnya, pengelolaan tanaman obat ini pun harus dilakukan dengan cara yang benar. Untuk arah pengirisan misalnya mengiris dengan pisau harus mengikuti arah serat yang akan diiris, jika tidak maka efektivitas obat herbal tersebut dapat menurun. Bersenang senang lah. tanaman obat, tonton talk show

Konsultasi Gratis

Dr. Ika Puspita Sari, S.Si., M.Si., Apt. Rekan Dr Djoko Santosa di Fakultas Farmasi UGM menginformasikan bahwa Fakultas Farmasi UGM telah membuka layanan konseling gratis untuk mengedukasi masyarakat tentang penggunaan jamu yang benar dari pengabdian masyarakat farmasi Fakultas Farmasi UGM.

“Kami di Fakultas Farmasi UGM memiliki unit pengabdian masyarakat, (dimana) jika masyarakat kemudian ingin dididik (tentang penggunaan obat herbal yang benar, dimulai dengan memastikan keakuratan bahan dan pengelolaannya), (oleh karena itu) Silahkan hubungi Fakultas Farmasi UGM. Informasinya akan kami berikan secara cuma-cuma,” ujar Dr.Ika Puspita Sari. Baca Juga artikel menarik lainnya yang berjudul Makanan Pengurang Kolesterol Tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.